KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT (KIM)

Kelompok Infomrasi Masyarakat ( KIM MINAK KONCAR

Selasa, 17 April 2018

UJIAN AKHIR MADRASAH 2018

UJIAN AKHIR MADRASAH 2018


Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang setara dengan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) se Kabupaten Lumajang serentak melaksanakan UAMBN - BK ( ujian akhir madrasah berstandar nasional berbasis komputer). Ujian di mulai tanggal 5 April 2018  s/d tanggal 6 April 2018 dengan bidang study PAI ( Pelajaran Agama Islam )

1. al- quran hadits

2. aqidah akhlak

3. fikih

4. SKI ( sejarah kebudayaan islam

5. bahasa arab ( rofii)

Ujian kali ini diikuti oleh 56 (lima puluh enam) siswa. Persiapan UAMBN-BK untuk siswa kelas 9 MTs Miftahul Ulum Desa Selokgondang Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang, dilakukan dengan latihan soal-soal ujian. Siswa-siswi digembleng setiap hari agar lebih siap dalam mengerjakan soal-soal ujian. Istoghosah juga dilakukan oleh pihak sekolah, dengan harapan agar Alloh SWT memberikan kemudahan dan kelancaran dalam pelaksanaan Ujian. Istighosah juga melibatkan para wali murid, terutama Ibu dari wali murid.


Karena ujian berbasis Komputer, secara otomatis sekolah harus mempersiapkan sarana dan prasanara untuk mendukung suksesnya pelaksanaan ujian. Diantaranya kebutuhan pokoknya berupa Komputer, laptop. Saat ini sekolah masih mempunyai 20 komputer dan laptop, sehingga kurang memadai untuk pelaksanaan ujian nantinya. Menghadapi permasalahan ini, sekolah mempunyai solusi dengan melaksanakan ujian dalam 3 gelombang. 

MTs adalah lembaga pendidikan setingkat SLTP yang berada dalam naungan Kementrian Agama. Kabupaten Lumajang adalah Kabupaten pertama di Jawa Timur yang mewajibkan MTs melaksanakan ujian dengan berbasis computer. (Rof)

Kamis, 12 April 2018

RAPAT PLENO TP PKK KECAMATAN

RAPAT PLENO TP PKK KECAMATAN



Tim Penggerak PKK Kec Sukodono (TP PKK) yang di ketuai oleh Ny Indra W. Leksana, S.Sos,MM  pada tanggal 04 April 2018 telah melaksanan rapat pleno dan koordinasi kader posyandu di kantor Kecamatan Sukodono. Ibu ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Sukodono dalam sambutannya menysmpaikan  bahwa di akhir tahun 2017 ada kasus kematian ibu dan bayi di Desa Uranggantung, dan pada awal th 2018 juga ada kasus kematian ibu di Desa Dawuhan Lor. Sekalipun kasus kematian ibu yang ada di Desa Dawuhan Lor merantau ke surabaya akan tetapi karena ktp lumajang jadi di masukan kasus kematian Kabupaten Lumajang.

Ibu Ketua  TP PKK Kecamatan Sukodono yakin kalau ketua TP PKK desa dan kader sudah maksimal bekerja akan tetapi dengan kasus ini  TP PKK desa dan kader untuk lebih memonitor dan mencermati serta melakukan pendampingan jika ada ibu hamil dengan harapan agar memeriksakan kehamilannya di pelayanan kesehatan.

MTBM( menejemen terpadu bayi muda ) usia 0 s/d 2 bulan juga perlu adanya pendampingan. Ibu Ketua  TP PKK Kecamatan Sukodono mengharap mempunyai program ungulan dan ciri khas masing masing desa, contoh: bebas rokok, kelorisasi, katu, batik dll. Jika sudah terealisasi di tiap - tiap desa nanti akan diadakan lomba

Ada 8 pilar STBM ( sanitasi total berbasis masyarakat )

1. stop bab sembarangan

2. ctps ( cuci tangan pakai sabun

3. pengolaa air minum dan makanan rumah tangga

4. Pengelolaan sampah rumah tangga

5. Pengelolaan air limbah

6 gizi ibu hamil

7. pemberian makanan bagi bayi dan balita

8. pemantauan pertumbuhan anak

Rapat Pleno di hadiri 100 orang se-wilayah Kecamatan Sukodono terdiri dari ketua dan sekretaris pkk desa, ketua kader posyandu se kecamatan sukodono dan penggurus TP PKK Kecamatan Sukodono.(Hnf)

Selasa, 10 April 2018

PAGUYUBAN KOPWAN MINAK KONCAR

PAGUYUBAN KOPWAN MINAK KONCAR

Kim Minak Koncar
Pertemuan Paguyuban di KWT

Kopwan adalah Koperasi Wanita yang pendiriannya bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui peran perempuan. Untuk memberi ruang dan meningkatkan potensi perempuan dalam aktivitas ekonomi dan sekaligus sebagai media bagi perempuan untuk beraktualisasi diri, Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam beberapa tahun terakhir telah memutuskan untuk memfasilitasi dan mendorong pengembangan koperasi yang khusus dikelola oleh perempuan. Saat ini banyak lembaga mikro keuangan  yang ada di masyarakat, yang juga melibatkan eksistenisi kaum perempuan, akan tetapi dengan adanya kopwan yang telah berbadan hokum, kiprah mereka dalam perkoperasian lebih terjamin/terlindungi.

Kim Minak Koncar
Pengurus Paguyuban Kopwan Minak Koncar
Kecamatan Sukodono yang terdiri dari 10 desa, telah mempunyai Paguyuban Koperasi Wanita yang beranggotakan seluruh kopwan yang ada di wilayah Kecamatan Sukodono. Setiap bulan paguyuban ini mengadakan pertemuan rutin, dengan tujuan untuk mensinergikan tujuan dari kopwan se-kecamatan Sukodono. Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan permasalahan-permasalahan yang ada di paguyuban dapat terselesaikan. Saling sharing, bertukar pendapat dengan desa-desa lain dalam menyelesaikan masalah. 

Tempat pelaksanaan pertemuan Kopwan Minak Koncar berpindah-pindah, anjang sana istilahnya. Tidak jarang juga lokasi pertemuan diadakan di tempat-tempat wisata, seperti KWT, Selokambang, Pemandian Hutan Bambu, dll. Hal ini  juga dalam rangka mengenalkan juga mempromosikan tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Lumajang. Setiap pertemuan, anggota yang hadir tiap Kopwan 5 orang anggota dan pengurus. Ada arisan juga disetiap pertemuannya bertujuan untuk lebih mengakrabkan antar anggota paguyuban Kopwan.(SR)

Kamis, 05 April 2018

PKH PROGRAM PRO RAKYAT

PKH PROGRAM PRO RAKYAT

Program Keluarga Harapan yang selanjutnya disebut PKH adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH. Sebagai upaya percepatan penanggulangan kemiskinan, sejak tahun 2007 Pemerintah Indonesia telah melaksanakan PKH. Program Perlindungan Sosial yang juga dikenal di dunia internasional dengan istilah Conditional Cash Transfers (CCT) ini terbukti cukup berhasil dalam menanggulangi kemiskinan yang dihadapi negara-negara tersebut, terutama masalah kemiskinan kronis. (https://www.kemsos.go.id/program-keluarga-harapan )

Kim Minak Koncar

Dinas sosial Kabupaten Lumajang bekerja sama dengan BNI46, pada tanggal 6 Maret 2018 melaksanakan kegiatan penyaluran buku tabungan dan atm penerima bantuan sosisl PKH ( program keluargs harapan ) tahun 2018 di kantor Kecamatan Sukodono yang di hadiri 573 orang dari 7 desa  diwilayah kecamatan Sukodono dari 10 desa yang berada di Sukodono.  7 desa penerima di antaranya Desa Sumberejo, Uranggantung, Selokgondang, Bondoyudo, Kutorenon, Karangsari, dan Selokbesuki. Sedangkan  untuk 3 desa di antaranya Desa Klanting, Kebonagung dan Dawuhan Lor sudah mendahului membuka buku tabungan dan atm.

Program keluarga harapan (PKH ) di Kabupaten Lumajang sejak tahun 2013. Bantuan non tunai bagi keluarga kurang mampu (keluarga miskin ) dan bersyarat, yaitu;
1. Punya anak balita
2. Anak sekolah
3. Ibu hamil
4. Lansia
5. Disabilitas
Kim Minak Koncar

 Tujuan dari program keluarga harapan ( PKH)yaitu untuk meningkatkan taraf hidup warga miskin untuk lebih layak kehidupannya dan anggota keluarganya dapat menempuh pendidikan setinggi mungkin. Harapanya bisa terlepas dari kemiskinan dan d harapkan dari semua desa mempuyai kelompok usaha bersama  dg pantauan petugas pkh 7 orang di wilayah kec sukodono.(khri)

Senin, 02 April 2018

KEBOBOLAN DI SIANG BOLONG

KEBOBOLAN DI SIANG BOLONG
KIM Minak Koncar
Jendela yang dibobol pencuri

Telah terjadi percobaan pencurian di salah satu rumah warga di Jlana. Soekarno Hatta Desa Selokbesuki Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang pada tanggal 28 Maret 2018 di siang bolong. Kejadian itu terjadi pada pukul 11.30 WIB. Saat itu pemilik rumah sedang tidak ada ditempat. Pemilik rumah sdr. Ryan Dwi Hidayat sedang pergi ke bengkel yang ada di Desa Karangsari Kecamatan Sukodono mengantarkan abah nya. Pada saat pulang, korban curiga, kok ada orang di depan rumahnya duduk di atas sepeda motor. Waktu mau masuk rumah, korban terkejut karena jendela rumahnya sudah terbuka dengan cara dijebol. Ryan langsung masuk rumah dan memergoki pencuri sedang ada di dapur sedang mencari barang-banarng yang mau di ambil. Melihat pemilik rumah dating, pencuri langsung kabur lewat pintu depan, namun dengan sigap pemilik rumah yang juga merupakan korban langsung menelepon keopilisian setempat juga menghubungi perangkat desa dan bapak Kepala Desa Selokbesuki. 

KIM Minak Koncar
korban berhasil dibekuk

Akhirnya pencuri tidak bisa berkutik, dia menyerah karena reaksi cepat dari warga sekitar, anggota Polsek Sukodono juga perangkat desa. Dalam kejadian ini tidak ada kerugian baik material maupun non material. Ternyata kejadian ini adalah yang kedua kalinya. Pada kejadian pertama korban mengalami kerugian berupa Laptop. Dengan kejadian ini, jajaran Polsek Sukodono mengharap agar lebih waspada terhadap kejadin-kejadian kriminalitas. Poskamling agar lebih ditingkatkan. Saling menjaga antar tetangga, misalnya dengan menitipkan rumah ke tetangga sebelah jika keluar rumah dalam jangka waktu lama maupun sebentar. (Rof)