Senyum Damai di Hari Santri
Saat ini kita telah merdeka
Mari teruskan perjuangan ulama
Berperan aktif dengan dasar Pancasila
Nusantara tanggung jawab kita
Hari Santri, hari santri, hari santri
Hari santri bukti cinta pada negeri
Ridho dan rahmat dari Ilahi
NKRI harga mati
Potongan syair lagu khidmat janji santri pada negeri ini, berkumandang merdu di Alun alun Lumajang pada tanggal 22 Oktober 2018 bersamaan dengan peringatan hari santri.
Peringatan yang dihadiri Forkopimda, para alim ulama dan tokoh agama serta tokoh masyarakat sekabupaten Lumajang ini, mengenakan pakaian serba putih sehingga terkesan lebih sejuk dihati.
Dan, dalam penggalan prosesinya, desa selokbesuki merasa ikut terharu bangga, karena salah satu putri kecil di desa ini, dipanggil disesi acara utama untuk mendapatkan apresiasi dari prestasi yang sudah diraihnya oleh Bapak Bupati yang notabene adalah orang nomor satu di Kabupaten Lumajang. Pemenang medali perak untuk kategori lomba matematika Nasional tingkat MI tahun 2018 ini Ialah ananda Jasmine Ghina'Ilmi A, putri sulung dari keluarga Bpk Ridho. Jasmine panggilan akrabnya, mendapatkan kesempatan untuk menerima penyematan medali secara simbolis dan ikut larut dalam suasana gembira melepaskan rangkaian balon peringatan Hari santri bersama bpk Thoriqul Haq selaku Bupati Lumajang.
Momen langka di peringatan hari santri ini, menginspirasi kepada siapapun kita, dan berapapun usia kita. Bahwa tiap kita harus berjiwa santri, selalu bersemangat untuk berprestasi, berkiprah dan membanggakan negeri melalui berbagai kegiatan positif.
Sudah seyogyanya, kita ingat ajakan mars Hari Santri yang menggugah nurani,
Ayo Santri, ayo santri, ayo santri
Ayo ngaji dan patuh pada Kyai
Jayalah bangsa, jaya Negara
Jayalah Pesantren kita
# Dedikasi Santri, untuk Indonesia Mandiri
# Bersama Santri , Damailah Negeri(Fat)
Senin, 22 Oktober 2018
Jumat, 12 Oktober 2018
By Kim Minak Koncar 10/12/2018
Tim Penggerak Desa Uranggantung mengadakan Rapat Pleno pada hari Jum,at tanggal 12 Oktober 2018 yang di hadiri 50 orang terdiri dari , Pengurus PKK Desa , Pengurus PKK RW, RT dan Dasa Wisma dan Tim Penggerak PKK Kecamatan Sukodono . Rapat Pleno di Desa Uranggantung di laksanakan satu bulan sekali dengan Anjangsana ke Rumah – Rumah Kasun ( Kepala Dusun ) dengan tujuan yang pertama untuk menjalin Silaturrohmi dan yang ke dua agar masyakatat juga bisa mengenal lingkungan di Wilayah Uranggantung .
Rapat pleno di awali dengan menyayikan Mars PKK dan Pembacaan 10 Program pokok PKK , karena PKK ( Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga ) ada 10 program Pokok PKK yang harus menjadi program Kerja PKK yaitu :
1. Penghayatan dan Pengamalan pancasila
2. Gotong Royong
3. Pangan
4. Sandang
5. Perumahan dan tata laksana Rumah Tangga
6. Pendidikan dan Ketrampilan
7. Kesehatan
8. Pengembangan Kehidupan Berkoprasi
9. Kelestarian Lingkungan Hidup
10. Perencanaan Sehat
Sekretaris PKK Kecamatan Sukodono ibu hanifah menyampaikan pola Asuh Anak dan Remaja dengan Penuh cinta dan kasih Sayang dalam Keluarga
Anak adalah ; 1. Amanah Tuhan Yang Maha Esa
2. Harapan Masa depan
3. Anak Perlu di persiapkan sejak dini bahkan sejak dalam kandungan
4. Orang tua wajib dan bertanggung jawab untuk mengasuh memelihara , mendidik sera melindungi .
TAHAPAN PENGASUHAN ANAK DAN REMAJA :
Tahap I : Pengasuhan anak sejak dalam kandungan
Kondisi kesehatan dan perilaku ibu hamil mempengaruhi tumbuh kembang rohani dan jasmani janin
Tindakan kekerasan yang di alami ibu hamil berpengaruh pada janin yang di kandungan
Di perlukan makanan yang bergizi seimbang dan kaya zat nutrisi
Memberikan suasana kehidupan yang aman dan nyaman
Atur jarak kehamilan se kurang – kurangnya 2 tahun
Cegah kehamilan sebelum usia 21 tahun atau sesudah 35 tahun
Setelah bayi lahir , lingkungan pertama dan utama dalam kehidupannya adalah keluarga
:Tahap II : Pengasuhan anak Usia Dini ( 0 – 6 tahun )
Anak harus mendapatkan ASI dan makanan yang bergizi seimbang
Anak di perikan perhatian , kasih sayang dan stimulant yang tepat ( menyayi, berbicara dan membaca
Anak belajar meniru apa yang di lakukan orang paling dekat
Anak belajar bagaimana bergaul dengan sesamanya
Ajak bermain
Dengarkan Pendapatnya
Membantu anak belajar bertanggung jawab terhaap aktifitasnya
Dorong anak untuk mengungkapkan pengalamannya
Tahap III : Pengasuhan anak Usia Sekolah ( 7 – 18 tahun )
Pada usia ini , sangat penting peran orang tua dan guru dalam hal medidik
Potensi anak perlu di stimulasi agar tidak memudar ,perlu stiulasi yang konsisten , teraturdan berulang ulang
Anak sedang mencari jati diri , suka menentang
Perlu dibimbing dalam memecahkan masalah
Bila anak melakukan kesalahan hendaknya bila menegur dengan memberikan alasan
Berbicara dengan kalimat positifdan mudah di mengerti
Memasuki masa pubertas
Tahap IV : Pengasuhan anak Usia Remaja ( < 20 tahun )
Gaya hidup dan cara berfikir beruba menuju dewasa
Orang tua harus mengawasi pergaulan dan lingkungan bermainnya
Sering berkomunikasi dan berdiskusi , mengigatkan adanya bahaya pengaruh negatiF di sekitarnya ( narkoba , pergaulan menyimpang ,dsb)
Memgigatkan perlunya makanan bergizi seimbang , bila diit jangan salah hanya untuk berpenampilan menarik
Perlakukan sebagai teman , jadilah pendengan yang baik
Senin, 08 Oktober 2018
lOMBA DESA BERSERI
By Kim Minak Koncar 10/08/2018
lOMBA DESA BERSERI
Di desa sumberejo kecamatan sukodono
Desa Sumberejo Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang mewakili Kecamatan Sukodono mengikuti Lomba Desa BERSERI pada hari Senin tanggal 08 Oktober 2018 yang di adakan Kantor Dinas Lingkungan Hidup , Lomba ini di hadiri , Bapak Kepala Desa , Ketua Tim Penggerak PKK Desa ,Kader Posyandu , Warga Masyarakat dan Tim Penggerak PKK Kecamatan , serta empat orang Tim Penilai dari Dinas Lingkungan hidup , Desa Sumberejo salah satu Desa dari 10 Desa yang ada di Wilayah Kecamatan Sukodono .ada beberapa kreteria dari lomba Desa BERSERI yang harus di siapkan ;
1. Bank sampah
2. Kebersian Lingkungan
3. Sampah Kering sampah Basah
4. Pemanfaatan tanah Pekarangan
GAMBARAN PEMANFAATAN PEKARANGAN yang ada di DESA sumberejo
1. Warung Hidup
Dengan jenis tanaman , sayuran , kangkung , sawi, kubis dll serta buah buahan dan bumbu dapur
2. Apotik Hidup
Dengan Jenis Tanaman Jahe, laos, kunir, kunci, lidah buaya, temulawak, suruh, daun jambu biji, sere,daun katu, kencur, dll
3. Perikanan
Pengembangan usaha budidaya ikan air tawar, baik jenis ikan konsumsi maupun ternak, meliputi : Ikan Lele dan Mujair
Kepala Desa Sumberejo Bapak Atok , S.Ag berharap agar pelaksanaan kegiatan ini tidak berhenti hanya sampai di lomba saja . akan tetapi sekalipun tidak ada lomba warga tetap menjaga kebersihan lingkungan dan pemanfaatan pekarangan tetap berlanjut , karena dengan adanya pemanfaatan pekarangan hasilnya bisa di kosumsi sehari . hari atau kalau banyak bisa di jual yang ahirnya bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, dan ucapan terima kasih kepada seluru warga masyarakat Khususnya warga Perum Bumi Rejo Permai RW 01 .yang telah mendukung kegiatan Lomba Berseri.
Tim Penggerak PKK Desa Sumberejo yang di Ketuai oleh ibu Iim Hartatik telah membuat program Kampung sayur , maka dari itu sangat mendukung sekali dengan Lomba Desa Berseri ini. ( m.koiri )
Desa Sumberejo Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang mewakili Kecamatan Sukodono mengikuti Lomba Desa BERSERI pada hari Senin tanggal 08 Oktober 2018 yang di adakan Kantor Dinas Lingkungan Hidup , Lomba ini di hadiri , Bapak Kepala Desa , Ketua Tim Penggerak PKK Desa ,Kader Posyandu , Warga Masyarakat dan Tim Penggerak PKK Kecamatan , serta empat orang Tim Penilai dari Dinas Lingkungan hidup , Desa Sumberejo salah satu Desa dari 10 Desa yang ada di Wilayah Kecamatan Sukodono .ada beberapa kreteria dari lomba Desa BERSERI yang harus di siapkan ;
1. Bank sampah
2. Kebersian Lingkungan
3. Sampah Kering sampah Basah
4. Pemanfaatan tanah Pekarangan
GAMBARAN PEMANFAATAN PEKARANGAN yang ada di DESA sumberejo
1. Warung Hidup
Dengan jenis tanaman , sayuran , kangkung , sawi, kubis dll serta buah buahan dan bumbu dapur
2. Apotik Hidup
Dengan Jenis Tanaman Jahe, laos, kunir, kunci, lidah buaya, temulawak, suruh, daun jambu biji, sere,daun katu, kencur, dll
3. Perikanan
Pengembangan usaha budidaya ikan air tawar, baik jenis ikan konsumsi maupun ternak, meliputi : Ikan Lele dan Mujair
Kepala Desa Sumberejo Bapak Atok , S.Ag berharap agar pelaksanaan kegiatan ini tidak berhenti hanya sampai di lomba saja . akan tetapi sekalipun tidak ada lomba warga tetap menjaga kebersihan lingkungan dan pemanfaatan pekarangan tetap berlanjut , karena dengan adanya pemanfaatan pekarangan hasilnya bisa di kosumsi sehari . hari atau kalau banyak bisa di jual yang ahirnya bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, dan ucapan terima kasih kepada seluru warga masyarakat Khususnya warga Perum Bumi Rejo Permai RW 01 .yang telah mendukung kegiatan Lomba Berseri.
Tim Penggerak PKK Desa Sumberejo yang di Ketuai oleh ibu Iim Hartatik telah membuat program Kampung sayur , maka dari itu sangat mendukung sekali dengan Lomba Desa Berseri ini. ( m.koiri )
Senin, 01 Oktober 2018
Kecil-Kecil Penakluk "Monster" Angka
By Kim Minak Koncar 10/01/2018
Jasmine namanya. Asli dari desa selokbesuki, murid kelas 6 MI Nurul Islam Kota Lumajang. Karena, ridhoNya, usaha dan doa banyak orang termasuk para asatidz saudara dan tetangga. Jasmine ditakdirkan mengikuti pelatihan pembekalan di Malang selama tiga hari dan kemudian dilanjutkan karantina di Bengkulu selama seminggu. Rangkaian acara itu didapatkan karena jasmine gadis dengan perawakan kecil hitam manis ini, telah menorehkan prestasi di bidang matematika pada olimpiade KSM.
Berawal dari usahanya menaklukkan soal matematika yang mungkin untuk mayoritas murid SD dan MI adalah soal "monster” yang sulit. Usaha pertamanya mengikuti KSM ini melalui penjaringan seleksi seluruh MI ditingkat Kabupaten Lumajang yang waktu itu dilakukan di STAIS Syarifuddin setelah Jasmine berhasil jadi juara satu ditingkat kecamatan lumajang kota.
pertandingan ketiga adalah olimpiade matematika KSM tingkat Jatim di Jombang, Jasmine meraih nilai paling bontot utk mendapatkan tiket gratis pesawat dan akomodasi selama di Bengkulu. Juara ke sembilan sejatim dari ratusan murid MI yang ikut olimpiade se provinsi.
Raihan yang membuat banyak org mungkin menyepelekan. Namun, kegigihan niat akhirnya, membawa akhir yang manis.
Jasmine, putri sulung dari lereng gunung Semeru ini pasangan dari Ayah Ibu Ridhlo Mujib dan Fatih Aisyah berhasil menorehkan prestasi sebagai pemenang peringkat ke empat se Jawa timur, Jakarta dan Jawa tengah dalam tes ujian CBT dalam waktu 90 menit. Padahal CBT itu sendiri masih hal baru, maklum sistem computer based test (CBT) ini baru saja diterapkan menggantikan cara konvensional yang sudah biasa dipakai paper based test (PBT).
Olimpiade pun berlanjut dihari kedua dengan soal eksplorasi yang menuntut jawaban runtut untuk penyelesaian soal matematika itu. Sehingga, kepulangan jasmine di bumi arya wiraraja mampu membawa medali perak yang merupakan reward karena berhasil menjadi juara ketujuh dalam olimpiade KSM tingkat nasional
Kemenangan yang dramatis, jika menyingkap kembali masa-masa sulit jasmine mengalahkan ego, rasa tidak kerasan, dan rasa rindu pada bunda yang selama ini tidak pernah berpisah dalam jangka waktu yang lama. Perasaan rindu yang membuncah karena di tempat olimpiade, teman-teman yang lain didampingi orang tuanya. Bravo Jasmine. Semoga prestasi ini awal dari prestasi dan kesuksesan selanjutnya. Semoga pula semakin bnyk anak anak lumajang yang berprestasi di bidang masing-masing
Selasa, 22 Mei 2018
LATIHAN AL-BANJARI
By Kim Minak Koncar 5/22/2018
LATIHAN AL-BANJARI
Ada beberapa jenis kreasi seni islami, salah satunya adalah Al-banjari. Di dusun Kebonarang Desa Kebonagung Kecamatan Sukodono mengadakan rutinan sekaligus sebagai ajang silaturahmi juga latihan antar grup Albanjari. Di wilayah kami rutinan diadakan setiap hari Jum’at manis. Pada tanggal 10 Mei 2018 rutinan bertempat di Masjid Baiturrohman Dusun Kebonarang Desa Kebonagung Kecamatan Sukodono. Pada rutinan kali ini dihadiri dari beberapa grup Albanjari, diantaranya grup dari Desa Sumberejo Kecamatan Sukodono.
Desa Sumberejo mengirim 1 grup al-banjari yaitu Nurul Hidayah, Desa Selokbesuki mengirim 1 grup juga yaitu Al-Hilal sedangkan dari Desa Kebonagung sendiri menampilkan 3 grup yang salah satunya beranggotakan Ibu-ibu. (Rof)













