KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT (KIM)

Kelompok Infomrasi Masyarakat ( KIM MINAK KONCAR

Kamis, 01 November 2018

EL MIRZA SANG JAWARA LOMBA PATROL DI LUMAJANG

EL MIRZA SANG JAWARA LOMBA PATROL DI LUMAJANG Peringatan Hasan atau Hari Santri Nasional di Kabupaten Lumajang semakin meriah tahun ini. Setelah prestasi putri MI ditingkat Nasional diapresiasi, Desa Selokbesuki kembali mengukir sejarah baru, karena nama group patrol El Mirza Desa Selokbesuki, diumumkan menjadi pemenang pertama dan berhak mendapatkan uang pembinaan sebesar dua juta rupiah sekaligus trophy dan piala dalam lomba patrol yang diadakan di Alun alun Lumajang pada tanggal .... Oktober 2018.
Adapun Hasil peringkat lima besar, Pemenang Festival Musik Patrol dalam rangka Hari Santri Nasional Tahun 2018 di Kabupaten Lumajang adalah: 1. El-Mirza Al-Badar desa Selokbesuki dengan perolehan nilai sebanyak 304 poin 2. Al-Malanan Tompokersan dengan nilai 290 poin 3. Remas Al-Awwabin Citrodiwangsan dengan nilai 287 poin 4. Al-Madinah Kuwung Boreng dengan nilai 280 poin 5. Sunan Kalijogo Banyuputih Kidul Jatiroto dengan nilai 266 poin Diumumkannya pemenang lomba ini tentu sangat membahagiakan bagi semua warga desa Selokbesuki Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang, mengingat group musik patrol El Mirza itu sendiri masih baru dibentuk selama lima bulan dengan persiapan hanya seminggu sebelum mengikuti Festival Musik Patrol di peringatan HaSaN Kabupaten Lumajang Tahun 2018. Group El Mirza yang dikomandani oleh Cak Khoirul Anam dibantu oleh lima belas remaja asli selokbesuki membawakan lagu nissya sabyan dan Hubbul Wathon Minal Iman diiringi musik patrol yang energik dengan penampilan menarik. Group patrol El Mirza, awalnya dibentuk untuk memfasilitasi jiwa seni pemuda selokbesuki dan menyalurkan hobi sekaligus memanfaatkan waktu luang mereka daripada kelayapan tak menghasilkan kebaikan. Tiap satu minggu disepakati mengadakan latihan sebanyak 3 (tiga) sampai 4 (empat) kali pertemuan dengan konsumsi swadaya. Ketika dikonfirmasi, tujuan dari El Mirza ikut lomba dan festival musik patrol di Kabupaten, dengan mantap para anggota group memberi jawaban selain untuk memeriahkan, mereka ingin bersama-sama menjaga tradisi luhur yang selama ini berkembang di masyarakat secara turun temurun. Musik Patrol diyakini sebagai musik yang dapat merekatkan hubungan persaudaraan dalam bertetangga. Musik yang biasanya rutin "show tunggal keliling desa" saat jelang sahur ini ada untuk mengingatkan pentingnya guyub rukun dan peduli pada tetangga kanan kiri dan dapat berfungsi sekaligus untuk menjaga keamanan lingkungan.
Karena musik patrol sebagai salah satu musik tradisional, cukup murah dan enak diperdengarkan ketika nada dan alunannya tidak hanya dimainkan oleh satu atau dua orang saja, semakin banyak semakin ramai dan meriah. Harapan kedepan, ada alokasi dana pembinaan dari banyak pihak untuk memajukan group patrol ini, dan El Mirza diberikan support untuk dapat tampil berkompetisi mewakili Kabupaten di Festival Musik Patrol antar Kabupaten, Provinsi ataupun sampai kompetisi di Luar Negeri jika ada. Bravo El Mirza Sukses Pemuda Pecinta Patrol. (Fat)

Rabu, 24 Oktober 2018

Dampak Kemarau Panjang bagi Petani

Dampak Kemarau Panjang bagi Petani Sejumlah petani di desa Karangbendo dan sekitarnya mengalami kekeringan sehingga petani tidak dapat memenuhi kebutuhan air bagi tanamannya. Dengan tidak adanya aliran air menyebabkan kondisi tanah sawah mengalami retak-retak sehingga tanaman padi pertumbuhannya menjadi terhambat, jika kondisi seperti ini berlangsung lama dikhawatirkan tanaman padi akan mengering yang berakibat gagal panen. Petani hanya dapat berharap bantuan pemerintah untuk meningkatkan air irigasi. Ironisnya, air irigasi selama ini tidak mencukupi untuk mengairi semua sawah milik petani dan sebagian petani akhirnya harus menyewa mesin diesel untuk mengairi sawahnya. Namun tidak semua areal persawahan dapat diairi dengan menggunakan mesin diesel, karena tidak semua areal persawahan sudah terpasang sumur bor untuk aliran air dari dalam tanah. “Salah satu cara c
epat untuk mengatasi kekeringan ini tidak ada lain kecuali menggunakan mesin diesel untuk memenuhi kebutuhan air bagi tanamannya meskipun tidak maksimal hasilnya”, tutur pak Sulaiman/petani setempat. Musim kemarau yang berkepanjangan ini, mengakibatkan kekeringan yang menimbulkan dampak yang sangat luas dan kompleks, hal tersebut disebabkan karena air merupakan kebutuhan pokok dan sangat vital bagi semua makhluk hidup yang tidak tergantikan oleh sumber daya lainnya. Kekeringan yang dialami seperti sekarang ini berpotensi menimbulkan perpecahan dan konflik antar pengguna air dan antar pemerintah. Dan dampak kekeringan saat ini perlu penanganan lebih cepat, karena kekurangan air untuk memenuhi kebutuhan air bagi pertanian sawah dan ladang berpengaruh pada menurunnya produksi hasil tani, terjadinya puso dan bahkan gagal panen. Sehingga berpengaruh pula pada berkurangnya pendapatan petani dan buruh tani. Untuk mengatasi kekeringan ini jangka panjangnya adalah perlu segera membangun jaringan irigasi dan rehabilitasi/pemeliharaan konservasi lahan dan air, sedangkan penaganan jangka pendek adalah dengan memberikan bantuan sarana produksi (benih, pupuk, pompa air sesuai kondisinya). (Mztok/KIM MK)

Upacara Sedekah Bumi di Desa Sumberejo Kec. Sukodono

Upacara Sedekah Bumi di Desa Sumberejo Kec. Sukodono Warga Desa Sumberejo menggelar sedekah bumi, warga beramai ramai membuat seserahan berupa tumpeng selain itu ada juga Gunungan yang merupakan hasil bumi masyrakat desa Sumberejo.
Sedekah bumi adalah sebuah Upacara yang dilaksanakan oleh masyarakat Jawa yang pelaksanaannya diikuti seluruh warga desa dan setiap masing –masing orang membawa “Berkat”. Sedekah Bumi rutin dilaksanakan setiap bulan Suro dalam kalender Jawa. Tradisi sedekah bumi ini rutin dilaksanakan setiap dua tahun sekali oleh masyrakat Desa Sumberejo ,tradisi ini sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rejeki kepada warga Desa Sumberejo. Gelaran Sedekah Bumi ini juga dihadiri oleh Bapak Bupati Lumajang ,Forkompincam Kec Sukodono.dalam sambutannya Bapak Bupati mengucapkan terima kasih kepada Warga Sumberejo yang telah melestarikan budaya adfi luhung ini walaupun dijaman serba teknologi budaya sedekah bumi masih tetap dilestarikan.
Pada malam harinya ada pagelaran wayang kulit mengangkat cerita Semar bangun Khayangan oleh Ki Dalang Danang dari Dawuhan Lor.

Kuliner Historia di BMW

Kuliner Historia di BMW Haiii gaezzzz.... cekidot yeaah Lumajang selain menawarkan panorama alam yang beragam dan menawan, juga memiliki banyak tempat kuliner yang wajib dikunjungi loh. Salah satunya adalah Kafe BMW (Biting Mega Wisata) yang berada di desa Kutorenon kecamatan Sukodono Lumajang. Lokasinya tidak jauh dari jembatan Wonorejo. Tempatnya adem dan strategis loh. Owner cafe BMW ini adalah putra daerah asli Lumajang. Namanya om Setiawab, bapak keren dengan dua orang putri cantik.
Cafe BMW, ada sejak bulan Mei 2018 dan terus berbenah untuk ikut memberikan kontribusi pada wisata sejarah di Lumajang agar terus maju. Berbekal niat tulus ini, akhirnya dipilihlah usaha kuliner disekitar situs biting. Sehingga, pengunjung kafe dapat ikut merasakan romansa sejarah situs arkeologis peninggalan sejarah disekitar kafe BMW.
Sedikit flashback, Lumajang di zaman kunow adalah bagian dari kerajaan loh gaess, kerajaan Lamajang Tigang Juru yang dipimpin oleh Prabu Arya Wiraraja dengan desa Kutorenon sebagai pusat ibukota kerajaaan. Hari ini, Lumajang di jaman Now terdapat bangunan bersejarah berupa bekas tembok benteng dengan panjang 10 km lebar 6 m dan tinggi 10 m yang dikenal dengan sebutan situs biting. Keren yaaa Kembali ke urusan lidah dan perut yang perlu dimanjakan, kita bisa datang di Cafe BMW Kutorenon ini karena banyak menu makanan dan minuman yang ditawarkan. Harga bersahabat dengan menu nikmat mulai ayam bakar seharga Rp 15k atau gurami bakar seharga rp 40k. Harganya gak buat gempa tektonik disekitar kantong kan gaesss....
Istimewanya lagi, kalo kita nongki cantik disini baik sebagai jomblo ataupun ramai-ramai bersama keluarga, owner kafe BMW yang baik sudah menyediakan spot selfie gratis dan area pemancingan keluarga dilengkapi tempat parkir yang aman. Lengkap kan??? Masih penasaran dengan wisata kuliner dan pencinta historia? Yuk datang ke kafe BMW antara jam 09.00 wib hingga 23.00 wib. InsyaaAllah, hati dan pikiran tenang karena perut kenyang.(fat)

Selasa, 23 Oktober 2018

Mari Sukseskan Gerakan 2 S

Pesan menarik, singkat dan sarat moral ini disampaikan secara tersirat oleh Bpk Alfian selaku Kabid komunikasi, seksi kemitraan komunikasi dan persandian serta Bpk Bakti S dalam acara Pembinaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Pendopo Kecamatan Sukodono pada hari Selasa tanggal 24 Oktober 2018. Acara yang berlangsung kemarin ini, sangat dinamis dan dipenuhi gurauan membangun dari peserta. Komunikasi dua arah sangat terasa. Maklum lah, peserta yang hadir adalah perwakilan dari 10 desa di Kecamatan Sukodono. Baik dari unsur KIM kecamatan, sekdes, kader hingga perwakilan Kepala Desa. Gerakan 2 S (Serap dan Sebar Informasi) ini diharapkan menjadi gerakan terorganisir dan dapat difasilitasi oleh KIM ditingkatan Desa, yang saat ini masih dibahas payung hukumnya di tingkat Kabupaten. KIM Desa akan dibentuk oleh masyarakat dan untuk masyarakat, sehingga merekalah yang nantinya akan berperan sebagai agen, yang menyebarkan informasi kepada masyarakat. KIM ini harus berkoordinasi dengan desa, supaya informasi pemerintahan yang diterima oleh pihak desa, selanjutnya bisa disebarkan kepada masyarakat. “Jadi KIM ini akan membantu desa/kelurahan, untuk menyebarkan informasi pemerintahan dan informasi lainnya, kepada masyarakat,” ujarnya. Dikatakan, peran KIM juga bisa diperluas lagi supaya memiliki nilai tambah, yaitu bisa ditingkatkan pemberdayaanya. Misalnya dengan membentuk kelompok usaha, sehingga di masa mendatang dapat berperan untuk pemberdayaan ekonomi anggotanya. “ Pada akhirnya, KIM juga berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan jurnalistik berbasis pemanfaatan IT di masing masing desa/kelurahan tersebut,” paparnya. Pembentukan KIM Desa itu sendiri dijiwai oleh regulasi hukum yakni berdasarkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika RI No. 08/PER/M.KOMINFO/6/2010 tentang Pedoman Pengembangan dan Pemberdayaan Lembaga Komunikasi Sosial, tanggal 1 Juni 2010 KIM (Kelompok Informasi Masyarakat) atau kelompok sejenis lainnya adalah kelompok yang dibentuk oleh, dari, untuk masyarakat secara mandiri dan kreatif yang aktivitasnya melakukan pengelolaan informasi dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka meningkatkan nilai tambah. Di semua Desa diharapkan ada minimal tiga orang pengurus KIM yang bekerja dengan semangat kerelawanan dan dilindungi oleh SK Kades dalam pembentukan kepengurusannya. Kinerja tim yang tergabung dalam Pengurus KIM desa dan atau Paguyuban KIM Kecamatan nantinya diharapkan mampu menjadi pioner Serap dan Sebar Informasi melalui group WA dan atau memanfaatkan kecanggihan teknologi yang semakin murah serta menjadi virus kebaikan yang cepat menyebar karena berita yang dimuat menjadi viral. "Kalau dulu berita tersebar melalui mulut ke mulut, maka KIM diharapkan mewarnai media sosial dan website." Pesan pak Kabid. Keberadaan KIM desa ditujukan pula agar bisa membantu sosialisasi program pemerintah yang telah dan akan dicapai oleh Pemerintah Desa. Secara singkat tujuan KIM Desa adalah untuk membuhul tali silaturahim yg mulai tergerus dan sebagai bentuk transparansi kegiatan di tengah ketidakpedulian dan keapatisan warga Desa karena kesibukan masing-masing.
Sehingga, warga desa pun punya kesempatan untuk sharing inovasi murah, pelayanan lebih prima yang dapat diliput oleh KIM. Pertanyaan yang layak ditindaklanjuti dari peserta yang juga menjadi Kepala Desa adalah, kalau dijaman unta mungkin nilai kerelawanan masih bisa diandalkan, tapi dijaman Toyota ini bagaimana dengan pengurus KIM Desa adakah anggaran operasional nya? Karena prinsipnya sebagai Kades pun harus lebih hati-hati jika menganggarkan dari Dana Desa ataupun Dana ADD sebelum ada kejelasan hukum?. Pertanyaan ini, diakhir acara telah disampaikan oleh pak Kabid untuk dikomunikasikan dan dibahas pada rapat koordinasi ditingkat Kabupaten. Semoga pembentukan KIM desa dapat lancar dan bertanggung jawab, sehingga budaya literasi membaca informasi yang baik disetiap warga Desa dapat menjadi virus baik secara berjamaah. Sukses untuk KIM Desa Sukses untuk Kita Semua Serap dan Sebar Karena Kebaikan dan kebenaran haruslah disuarakan untuk mengeliminasi berita hoax atau berita yang penuh kebohongan, pemecah persatuan bangsa

Senin, 22 Oktober 2018

Senyum Damai di Hari Santri

Senyum Damai di Hari Santri Saat ini kita telah merdeka Mari teruskan perjuangan ulama Berperan aktif dengan dasar Pancasila Nusantara tanggung jawab kita Hari Santri, hari santri, hari santri Hari santri bukti cinta pada negeri Ridho dan rahmat dari Ilahi NKRI harga mati Potongan syair lagu khidmat janji santri pada negeri ini, berkumandang merdu di Alun alun Lumajang pada tanggal 22 Oktober 2018 bersamaan dengan peringatan hari santri. Peringatan yang dihadiri Forkopimda, para alim ulama dan tokoh agama serta tokoh masyarakat sekabupaten Lumajang ini, mengenakan pakaian serba putih sehingga terkesan lebih sejuk dihati. Dan, dalam penggalan prosesinya, desa selokbesuki merasa ikut terharu bangga, karena salah satu putri kecil di desa ini, dipanggil disesi acara utama untuk mendapatkan apresiasi dari prestasi yang sudah diraihnya oleh Bapak Bupati yang notabene adalah orang nomor satu di Kabupaten Lumajang. Pemenang medali perak untuk kategori lomba matematika Nasional tingkat MI tahun 2018 ini Ialah ananda Jasmine Ghina'Ilmi A, putri sulung dari keluarga Bpk Ridho. Jasmine panggilan akrabnya, mendapatkan kesempatan untuk menerima penyematan medali secara simbolis dan ikut larut dalam suasana gembira melepaskan rangkaian balon peringatan Hari santri bersama bpk Thoriqul Haq selaku Bupati Lumajang. Momen langka di peringatan hari santri ini, menginspirasi kepada siapapun kita, dan berapapun usia kita. Bahwa tiap kita harus berjiwa santri, selalu bersemangat untuk berprestasi, berkiprah dan membanggakan negeri melalui berbagai kegiatan positif. Sudah seyogyanya, kita ingat ajakan mars Hari Santri yang menggugah nurani, Ayo Santri, ayo santri, ayo santri Ayo ngaji dan patuh pada Kyai Jayalah bangsa, jaya Negara Jayalah Pesantren kita # Dedikasi Santri, untuk Indonesia Mandiri # Bersama Santri , Damailah Negeri(Fat)

Jumat, 12 Oktober 2018

Tim Penggerak Desa Uranggantung mengadakan Rapat Pleno pada hari Jum,at tanggal 12 Oktober 2018 yang di hadiri 50 orang terdiri dari , Pengurus PKK Desa , Pengurus PKK RW, RT dan Dasa Wisma dan Tim Penggerak PKK Kecamatan Sukodono . Rapat Pleno di Desa Uranggantung di laksanakan satu bulan sekali dengan Anjangsana ke Rumah – Rumah Kasun ( Kepala Dusun ) dengan tujuan yang pertama untuk menjalin Silaturrohmi dan yang ke dua agar masyakatat juga bisa mengenal lingkungan di Wilayah Uranggantung .
Rapat pleno di awali dengan menyayikan Mars PKK dan Pembacaan 10 Program pokok PKK , karena PKK ( Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga ) ada 10 program Pokok PKK yang harus menjadi program Kerja PKK yaitu : 1. Penghayatan dan Pengamalan pancasila 2. Gotong Royong 3. Pangan 4. Sandang 5. Perumahan dan tata laksana Rumah Tangga 6. Pendidikan dan Ketrampilan 7. Kesehatan 8. Pengembangan Kehidupan Berkoprasi 9. Kelestarian Lingkungan Hidup 10. Perencanaan Sehat Sekretaris PKK Kecamatan Sukodono ibu hanifah menyampaikan pola Asuh Anak dan Remaja dengan Penuh cinta dan kasih Sayang dalam Keluarga Anak adalah ; 1. Amanah Tuhan Yang Maha Esa 2. Harapan Masa depan 3. Anak Perlu di persiapkan sejak dini bahkan sejak dalam kandungan 4. Orang tua wajib dan bertanggung jawab untuk mengasuh memelihara , mendidik sera melindungi .
TAHAPAN PENGASUHAN ANAK DAN REMAJA : Tahap I : Pengasuhan anak sejak dalam kandungan  Kondisi kesehatan dan perilaku ibu hamil mempengaruhi tumbuh kembang rohani dan jasmani janin  Tindakan kekerasan yang di alami ibu hamil berpengaruh pada janin yang di kandungan  Di perlukan makanan yang bergizi seimbang dan kaya zat nutrisi  Memberikan suasana kehidupan yang aman dan nyaman  Atur jarak kehamilan se kurang – kurangnya 2 tahun  Cegah kehamilan sebelum usia 21 tahun atau sesudah 35 tahun  Setelah bayi lahir , lingkungan pertama dan utama dalam kehidupannya adalah keluarga :Tahap II : Pengasuhan anak Usia Dini ( 0 – 6 tahun )  Anak harus mendapatkan ASI dan makanan yang bergizi seimbang  Anak di perikan perhatian , kasih sayang dan stimulant yang tepat ( menyayi, berbicara dan membaca  Anak belajar meniru apa yang di lakukan orang paling dekat  Anak belajar bagaimana bergaul dengan sesamanya  Ajak bermain  Dengarkan Pendapatnya  Membantu anak belajar bertanggung jawab terhaap aktifitasnya  Dorong anak untuk mengungkapkan pengalamannya Tahap III : Pengasuhan anak Usia Sekolah ( 7 – 18 tahun )  Pada usia ini , sangat penting peran orang tua dan guru dalam hal medidik  Potensi anak perlu di stimulasi agar tidak memudar ,perlu stiulasi yang konsisten , teraturdan berulang ulang  Anak sedang mencari jati diri , suka menentang  Perlu dibimbing dalam memecahkan masalah  Bila anak melakukan kesalahan hendaknya bila menegur dengan memberikan alasan  Berbicara dengan kalimat positifdan mudah di mengerti  Memasuki masa pubertas Tahap IV : Pengasuhan anak Usia Remaja ( < 20 tahun )  Gaya hidup dan cara berfikir beruba menuju dewasa  Orang tua harus mengawasi pergaulan dan lingkungan bermainnya  Sering berkomunikasi dan berdiskusi , mengigatkan adanya bahaya pengaruh negatiF di sekitarnya ( narkoba , pergaulan menyimpang ,dsb)  Memgigatkan perlunya makanan bergizi seimbang , bila diit jangan salah hanya untuk berpenampilan menarik  Perlakukan sebagai teman , jadilah pendengan yang baik

Senin, 08 Oktober 2018

lOMBA DESA BERSERI

lOMBA DESA BERSERI Di desa sumberejo kecamatan sukodono Desa Sumberejo Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang mewakili Kecamatan Sukodono mengikuti Lomba Desa BERSERI pada hari Senin tanggal 08 Oktober 2018 yang di adakan Kantor Dinas Lingkungan Hidup , Lomba ini di hadiri , Bapak Kepala Desa , Ketua Tim Penggerak PKK Desa ,Kader Posyandu , Warga Masyarakat dan Tim Penggerak PKK Kecamatan , serta empat orang Tim Penilai dari Dinas Lingkungan hidup , Desa Sumberejo salah satu Desa dari 10 Desa yang ada di Wilayah Kecamatan Sukodono .ada beberapa kreteria dari lomba Desa BERSERI yang harus di siapkan ; 1. Bank sampah 2. Kebersian Lingkungan 3. Sampah Kering sampah Basah 4. Pemanfaatan tanah Pekarangan GAMBARAN PEMANFAATAN PEKARANGAN yang ada di DESA sumberejo 1. Warung Hidup Dengan jenis tanaman , sayuran , kangkung , sawi, kubis dll serta buah buahan dan bumbu dapur
2. Apotik Hidup Dengan Jenis Tanaman Jahe, laos, kunir, kunci, lidah buaya, temulawak, suruh, daun jambu biji, sere,daun katu, kencur, dll 3. Perikanan Pengembangan usaha budidaya ikan air tawar, baik jenis ikan konsumsi maupun ternak, meliputi : Ikan Lele dan Mujair
Kepala Desa Sumberejo Bapak Atok , S.Ag berharap agar pelaksanaan kegiatan ini tidak berhenti hanya sampai di lomba saja . akan tetapi sekalipun tidak ada lomba warga tetap menjaga kebersihan lingkungan dan pemanfaatan pekarangan tetap berlanjut , karena dengan adanya pemanfaatan pekarangan hasilnya bisa di kosumsi sehari . hari atau kalau banyak bisa di jual yang ahirnya bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, dan ucapan terima kasih kepada seluru warga masyarakat Khususnya warga Perum Bumi Rejo Permai RW 01 .yang telah mendukung kegiatan Lomba Berseri. Tim Penggerak PKK Desa Sumberejo yang di Ketuai oleh ibu Iim Hartatik telah membuat program Kampung sayur , maka dari itu sangat mendukung sekali dengan Lomba Desa Berseri ini. ( m.koiri )

Senin, 01 Oktober 2018

Kecil-Kecil Penakluk "Monster" Angka

Jasmine namanya. Asli dari desa selokbesuki, murid kelas 6 MI Nurul Islam Kota Lumajang. Karena, ridhoNya, usaha dan doa banyak orang termasuk para asatidz saudara dan tetangga. Jasmine ditakdirkan mengikuti pelatihan pembekalan di Malang selama tiga hari dan kemudian dilanjutkan karantina di Bengkulu selama seminggu. Rangkaian acara itu didapatkan karena jasmine gadis dengan perawakan kecil hitam manis ini, telah menorehkan prestasi di bidang matematika pada olimpiade KSM. Berawal dari usahanya menaklukkan soal matematika yang mungkin untuk mayoritas murid SD dan MI adalah soal "monster” yang sulit. Usaha pertamanya mengikuti KSM ini melalui penjaringan seleksi seluruh MI ditingkat Kabupaten Lumajang yang waktu itu dilakukan di STAIS Syarifuddin setelah Jasmine berhasil jadi juara satu ditingkat kecamatan lumajang kota. pertandingan ketiga adalah olimpiade matematika KSM tingkat Jatim di Jombang, Jasmine meraih nilai paling bontot utk mendapatkan tiket gratis pesawat dan akomodasi selama di Bengkulu. Juara ke sembilan sejatim dari ratusan murid MI yang ikut olimpiade se provinsi. Raihan yang membuat banyak org mungkin menyepelekan. Namun, kegigihan niat akhirnya, membawa akhir yang manis. Jasmine, putri sulung dari lereng gunung Semeru ini pasangan dari Ayah Ibu Ridhlo Mujib dan Fatih Aisyah berhasil menorehkan prestasi sebagai pemenang peringkat ke empat se Jawa timur, Jakarta dan Jawa tengah dalam tes ujian CBT dalam waktu 90 menit. Padahal CBT itu sendiri masih hal baru, maklum sistem computer based test (CBT) ini baru saja diterapkan menggantikan cara konvensional yang sudah biasa dipakai paper based test (PBT). Olimpiade pun berlanjut dihari kedua dengan soal eksplorasi yang menuntut jawaban runtut untuk penyelesaian soal matematika itu. Sehingga, kepulangan jasmine di bumi arya wiraraja mampu membawa medali perak yang merupakan reward karena berhasil menjadi juara ketujuh dalam olimpiade KSM tingkat nasional Kemenangan yang dramatis, jika menyingkap kembali masa-masa sulit jasmine mengalahkan ego, rasa tidak kerasan, dan rasa rindu pada bunda yang selama ini tidak pernah berpisah dalam jangka waktu yang lama. Perasaan rindu yang membuncah karena di tempat olimpiade, teman-teman yang lain didampingi orang tuanya. Bravo Jasmine. Semoga prestasi ini awal dari prestasi dan kesuksesan selanjutnya. Semoga pula semakin bnyk anak anak lumajang yang berprestasi di bidang masing-masing

Selasa, 22 Mei 2018

LATIHAN AL-BANJARI

LATIHAN AL-BANJARI Ada beberapa jenis kreasi seni islami, salah satunya adalah Al-banjari. Di dusun Kebonarang Desa Kebonagung Kecamatan Sukodono mengadakan rutinan sekaligus sebagai ajang silaturahmi juga latihan antar grup Albanjari. Di wilayah kami rutinan diadakan setiap hari Jum’at manis. Pada tanggal 10 Mei 2018 rutinan bertempat di Masjid Baiturrohman Dusun Kebonarang Desa Kebonagung Kecamatan Sukodono. Pada rutinan kali ini dihadiri dari beberapa grup Albanjari, diantaranya grup dari Desa Sumberejo Kecamatan Sukodono.
Desa Sumberejo mengirim 1 grup al-banjari yaitu Nurul Hidayah, Desa Selokbesuki mengirim 1 grup juga yaitu Al-Hilal sedangkan dari Desa Kebonagung sendiri menampilkan 3 grup yang salah satunya beranggotakan Ibu-ibu. (Rof)

Senin, 21 Mei 2018

PERTEMUAN POKJA KAMPUNG KB

PERTEMUAN POKJA KAMPUNG KB DESA BONDOYUDO KECAMATAN SUKODONO TAHUN 2018 Kampung KB di canangkangkan oleh Presiden Jokowi tahun 2015 di tanggerang jawa Barat dengan tujuan membangun daerah pingiran dengan intregrasi dari program semua lintas sektor. Dusun alasmalang Desa Bondoyudo Kecamatan Sukodono telah di bentuk kampung KB setelah Desa selokgondang. Dan pada hari rabu tanggal 9 mei 2018 telah di adakan pertemuan pokja kampung KB yang di hadiri dari lintas sektor, camat, Ka Puskesmas, Koramil, Polsek, Koordinator pendidikan, PKK Kecamatan , PKK Desa Kader dan masyarakat.
1. Camat Sukodono bapak Indra. W. Leksana , S.Sos. MM menyampaikan - kampung KB bukan menangani KB saja tapi bisa semua program dari instansi yang terkait dan masuk di desa - Dengan adanya kampung Kb kegiatan yang tidak ada bisa ada dan bisa di kembangkan bukan Cuma KB dua anakcukup tai bagaimana BKb, BKR dan BKL nya 2. Ka Puskesmas Sukodono dr. Zahrotul ilmiyah menyampaikan - Dengan adanya kampung Kb ibu hamil yang berisiko tinggi bisa di minimalis dan bisa meningkatkan KIA ( Kesehatan Ibu dan Anak ) - Ibu Hamil yang kurang darah ( anemis) Bisa mengakibatkan KEK, balita gigi buruk, kematian ibu dan bayi maka dari itu perlu adanya pendampingan ibu hamil oleh kader - program gizi ada bantuan PMT balita gizi buruk setiap 10 hari di pantau perkembangannya , karena setiap tahun masih namba gizi buruk, berkurangnya karena lulus umur , bukan karena gizinya meningkat - program Sanitasi kegiatan dasar sebelum melakukan kegiatan sanitasi di perhatikan dulu , karena banyak penyakit menular , dan ada beberapa sanitasi yang harus di perhatikan , rumahdan lingkungan air bersih , jamban sehat.
3. Tim Penggerak PKK kecamatan sukodono menyampaikan ada beberapa program pkk yang bisa di masukan ke program kampong KB, karena keberadaan PKK mulai dari Pusat sampai bawah yaitu dasa wisma , dan PKK sendiri adalah mitra kerja Pemerintah , baik dari segi kesehatan , pendidikan dan pertanian - program bidang umum - pembentukan dasa wisma karena dengan adaya dasa wisma kita bisa mencari data yang kita inginkan karena di dasa Wisma ada catatan keluarga yang mencatat semua warga yang ada dan kegiatannya dan tahu jumlah Pus yang ikut KB dan tidak ber KB dan ada jga catatan kehamilan , kelahiran , kematian ibu , bayi dan nifas - Program Pokja 1 - Pola asuh anak , di masyarakat polah asuh anak di terapkan dengan cara berbeda beda antara lain : 1. otoriter akan menjadikan anak kurang percaya diri 2. permisif ( menyalakan yanglain / membela ) akan menjadikan anak tidak mandiri dan kurang bertanggung jawab , suka melukai orang lain ,mau menang sendiri 3. Demokratis akan menjadikan anak punya harga diri yang tinggi , tampil percaya diri, mandiri, dapat mengontrol diri, berani dan senang belajar di lingkungan 4. di abaikan akan menjadiakan anak cenderung memiliki harga diri serta kepercayaan diri yang rendah , bertingkah laku buruk , kemampuannya tertinggal dari teman teman seusianya dan tidak bersemangat 2. Program Pokja II - BKB, BKR, BKL dan UPPKS ( usaha peningkatan pendapatan keluarga sejahtera dengan memberikan pelatihan ketrampilan untuk peningkatan perekonomian keluarga 3. Program pokja III - PTP ( pemanfaatan tanah pekarangan ) ada tanaman wajib , Lombok , terong , tomat untuk setiap rumah paling tidak 1 jenis tanaman 5 rumpum 4. program Pokja 4 - PHBS ( prilaku hidup bersih dan sehat ) di harapkan masyarakat punya kesadaran yang tinggi untuk berprilaku yang baik - Sosialisai pernikaan usia anak ( anak adalah seeorang yang belum usia 18 tahun termasuk di dalam kandungan ) di masyarakat masih ada yang berangapan lebih baik menjadi janda daripada menjadi perawan tua , uu pernikahan juga membolehkan anak usia 16 tahun menikah , tapi dari segi kesehatan akan berisiko tinggi hamil kurang dari usia 20 tahun , untuk itu perlu pemahaman kalaupun sudah terjadi menikah di bawah usia 20 tahun untuk menunda kehamilan sampai usia 20 tahun dengan cara memakai alatkontrasepsi yang benar. (Khri)

Kamis, 17 Mei 2018

PERINGATAN HARI KARTINI 2018

PERINGATAN HARI KARTINI April adalah bulan perempuan, bisa dibilang demikian karena pada bulan ini di Indonesia telah dilahirkan sang pejuang perempuan KARTINI. Tepatnya tanggal 21 April di Indonesai diperingati sebagai Hari Kartini yang merupakan penggagas emansipasi perempuan.
Peringatan hari Kartini dimeriahkan dengan berbagai kegiatan di beberpa wilayah dan oleh beberpa kalangan. Mulai dari anak-anak uisa PAUD sampai dengan pejabat pemerintah juga swasta. Di beberpapa Desa di Wilayah Kecamatan Sukodono juga tidak mau ketinggalan. Siswa-siswi mulai dari Tingkat PAUD, TK/RA. SD, SLTP mengadakan peringatan hari Kartini. Kegiatannya rata-rata dilakukan dengan berbusana ala Kartini. Pakaian adat yang ada di seluruh wilayah Indonesia pada umumnya yang dikenakan oleh mereka. Tidak ketinggalan juga guru-guru juga wali murid turut serta berpakaian ala Kartini ini. Semoga peringatan hari Kartini ini tidak hanya sebagai symbol saja, akan tetapi kedepannya dapat mewujudkan cita-cita Kartini tentang apa itu “Emansipasi Wanita” dengan tidak meninggalkan aspek agama didalam penerapannya. Tunuttlah Ilmu setinggi-tingginya wahai kaum hawa, sebagai bekal mendidik generasi kita menjadi lebih baik. (Hnf)

SINERGI BERSAMA MEMBANGUN LITERASI MASYARAKAT

SINERGI BERSAMA MEMBANGUN LITERASI MASYARAKAT Pada hari Sabtu, 28 April 2018 pukul 09.00 WIB dilaksanakan Peresmian Taman Bacaan yang dibina oleh Gerakan Siswa Nasional Indonesia (GSNI) Cabang Lumajang dan Penyuluhan Bahaya Narkoba oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lumajang di Pondok Pesantren Khomsani Nur Desa Klanting Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang. Acara ini dihadiri oleh BNNK, Dinas Kearsipan dan perpustakaan kabupaten Lumajang, Sekolah-sekolah diantaranya SDN Klanting 1, SDN Klanting 2, MI Nurul Islam, MTs Diponegoro, MA Khomsani Nur. Kegiatan peresmian Taman Bacaan dilaksanakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lumajang yang diwakili oleh Chindy Vionariska, A. Md (Pustakawan). Beliau memberikan sambutan tentang manfaat dan pentingnya membaca terutama dalam pintar memilih buku dan informasi yang dibaca. Terkait dengan Bahaya Narkotika, diharapkan santri/santriwati mampu mengetahui bahaya dan cara melawan narkotika dengan membaca buku dan informasi positif. Usai memberikan sambutan, Chindy menyumbangkan buku kepada Taman Bacaan di Pondok Pesantren Khomsani Nur. Semoga bermanfaat dan memberikan stimulan bagi masyarakat untuk turut mengembangkan minat baca di Pondok Pesantren dan masyarakat sekitar. (SR)

Selasa, 17 April 2018

UJIAN AKHIR MADRASAH 2018

UJIAN AKHIR MADRASAH 2018


Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang setara dengan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) se Kabupaten Lumajang serentak melaksanakan UAMBN - BK ( ujian akhir madrasah berstandar nasional berbasis komputer). Ujian di mulai tanggal 5 April 2018  s/d tanggal 6 April 2018 dengan bidang study PAI ( Pelajaran Agama Islam )

1. al- quran hadits

2. aqidah akhlak

3. fikih

4. SKI ( sejarah kebudayaan islam

5. bahasa arab ( rofii)

Ujian kali ini diikuti oleh 56 (lima puluh enam) siswa. Persiapan UAMBN-BK untuk siswa kelas 9 MTs Miftahul Ulum Desa Selokgondang Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang, dilakukan dengan latihan soal-soal ujian. Siswa-siswi digembleng setiap hari agar lebih siap dalam mengerjakan soal-soal ujian. Istoghosah juga dilakukan oleh pihak sekolah, dengan harapan agar Alloh SWT memberikan kemudahan dan kelancaran dalam pelaksanaan Ujian. Istighosah juga melibatkan para wali murid, terutama Ibu dari wali murid.


Karena ujian berbasis Komputer, secara otomatis sekolah harus mempersiapkan sarana dan prasanara untuk mendukung suksesnya pelaksanaan ujian. Diantaranya kebutuhan pokoknya berupa Komputer, laptop. Saat ini sekolah masih mempunyai 20 komputer dan laptop, sehingga kurang memadai untuk pelaksanaan ujian nantinya. Menghadapi permasalahan ini, sekolah mempunyai solusi dengan melaksanakan ujian dalam 3 gelombang. 

MTs adalah lembaga pendidikan setingkat SLTP yang berada dalam naungan Kementrian Agama. Kabupaten Lumajang adalah Kabupaten pertama di Jawa Timur yang mewajibkan MTs melaksanakan ujian dengan berbasis computer. (Rof)

Kamis, 12 April 2018

RAPAT PLENO TP PKK KECAMATAN

RAPAT PLENO TP PKK KECAMATAN



Tim Penggerak PKK Kec Sukodono (TP PKK) yang di ketuai oleh Ny Indra W. Leksana, S.Sos,MM  pada tanggal 04 April 2018 telah melaksanan rapat pleno dan koordinasi kader posyandu di kantor Kecamatan Sukodono. Ibu ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Sukodono dalam sambutannya menysmpaikan  bahwa di akhir tahun 2017 ada kasus kematian ibu dan bayi di Desa Uranggantung, dan pada awal th 2018 juga ada kasus kematian ibu di Desa Dawuhan Lor. Sekalipun kasus kematian ibu yang ada di Desa Dawuhan Lor merantau ke surabaya akan tetapi karena ktp lumajang jadi di masukan kasus kematian Kabupaten Lumajang.

Ibu Ketua  TP PKK Kecamatan Sukodono yakin kalau ketua TP PKK desa dan kader sudah maksimal bekerja akan tetapi dengan kasus ini  TP PKK desa dan kader untuk lebih memonitor dan mencermati serta melakukan pendampingan jika ada ibu hamil dengan harapan agar memeriksakan kehamilannya di pelayanan kesehatan.

MTBM( menejemen terpadu bayi muda ) usia 0 s/d 2 bulan juga perlu adanya pendampingan. Ibu Ketua  TP PKK Kecamatan Sukodono mengharap mempunyai program ungulan dan ciri khas masing masing desa, contoh: bebas rokok, kelorisasi, katu, batik dll. Jika sudah terealisasi di tiap - tiap desa nanti akan diadakan lomba

Ada 8 pilar STBM ( sanitasi total berbasis masyarakat )

1. stop bab sembarangan

2. ctps ( cuci tangan pakai sabun

3. pengolaa air minum dan makanan rumah tangga

4. Pengelolaan sampah rumah tangga

5. Pengelolaan air limbah

6 gizi ibu hamil

7. pemberian makanan bagi bayi dan balita

8. pemantauan pertumbuhan anak

Rapat Pleno di hadiri 100 orang se-wilayah Kecamatan Sukodono terdiri dari ketua dan sekretaris pkk desa, ketua kader posyandu se kecamatan sukodono dan penggurus TP PKK Kecamatan Sukodono.(Hnf)

Selasa, 10 April 2018

PAGUYUBAN KOPWAN MINAK KONCAR

PAGUYUBAN KOPWAN MINAK KONCAR

Kim Minak Koncar
Pertemuan Paguyuban di KWT

Kopwan adalah Koperasi Wanita yang pendiriannya bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui peran perempuan. Untuk memberi ruang dan meningkatkan potensi perempuan dalam aktivitas ekonomi dan sekaligus sebagai media bagi perempuan untuk beraktualisasi diri, Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam beberapa tahun terakhir telah memutuskan untuk memfasilitasi dan mendorong pengembangan koperasi yang khusus dikelola oleh perempuan. Saat ini banyak lembaga mikro keuangan  yang ada di masyarakat, yang juga melibatkan eksistenisi kaum perempuan, akan tetapi dengan adanya kopwan yang telah berbadan hokum, kiprah mereka dalam perkoperasian lebih terjamin/terlindungi.

Kim Minak Koncar
Pengurus Paguyuban Kopwan Minak Koncar
Kecamatan Sukodono yang terdiri dari 10 desa, telah mempunyai Paguyuban Koperasi Wanita yang beranggotakan seluruh kopwan yang ada di wilayah Kecamatan Sukodono. Setiap bulan paguyuban ini mengadakan pertemuan rutin, dengan tujuan untuk mensinergikan tujuan dari kopwan se-kecamatan Sukodono. Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan permasalahan-permasalahan yang ada di paguyuban dapat terselesaikan. Saling sharing, bertukar pendapat dengan desa-desa lain dalam menyelesaikan masalah. 

Tempat pelaksanaan pertemuan Kopwan Minak Koncar berpindah-pindah, anjang sana istilahnya. Tidak jarang juga lokasi pertemuan diadakan di tempat-tempat wisata, seperti KWT, Selokambang, Pemandian Hutan Bambu, dll. Hal ini  juga dalam rangka mengenalkan juga mempromosikan tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Lumajang. Setiap pertemuan, anggota yang hadir tiap Kopwan 5 orang anggota dan pengurus. Ada arisan juga disetiap pertemuannya bertujuan untuk lebih mengakrabkan antar anggota paguyuban Kopwan.(SR)

Kamis, 05 April 2018

PKH PROGRAM PRO RAKYAT

PKH PROGRAM PRO RAKYAT

Program Keluarga Harapan yang selanjutnya disebut PKH adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH. Sebagai upaya percepatan penanggulangan kemiskinan, sejak tahun 2007 Pemerintah Indonesia telah melaksanakan PKH. Program Perlindungan Sosial yang juga dikenal di dunia internasional dengan istilah Conditional Cash Transfers (CCT) ini terbukti cukup berhasil dalam menanggulangi kemiskinan yang dihadapi negara-negara tersebut, terutama masalah kemiskinan kronis. (https://www.kemsos.go.id/program-keluarga-harapan )

Kim Minak Koncar

Dinas sosial Kabupaten Lumajang bekerja sama dengan BNI46, pada tanggal 6 Maret 2018 melaksanakan kegiatan penyaluran buku tabungan dan atm penerima bantuan sosisl PKH ( program keluargs harapan ) tahun 2018 di kantor Kecamatan Sukodono yang di hadiri 573 orang dari 7 desa  diwilayah kecamatan Sukodono dari 10 desa yang berada di Sukodono.  7 desa penerima di antaranya Desa Sumberejo, Uranggantung, Selokgondang, Bondoyudo, Kutorenon, Karangsari, dan Selokbesuki. Sedangkan  untuk 3 desa di antaranya Desa Klanting, Kebonagung dan Dawuhan Lor sudah mendahului membuka buku tabungan dan atm.

Program keluarga harapan (PKH ) di Kabupaten Lumajang sejak tahun 2013. Bantuan non tunai bagi keluarga kurang mampu (keluarga miskin ) dan bersyarat, yaitu;
1. Punya anak balita
2. Anak sekolah
3. Ibu hamil
4. Lansia
5. Disabilitas
Kim Minak Koncar

 Tujuan dari program keluarga harapan ( PKH)yaitu untuk meningkatkan taraf hidup warga miskin untuk lebih layak kehidupannya dan anggota keluarganya dapat menempuh pendidikan setinggi mungkin. Harapanya bisa terlepas dari kemiskinan dan d harapkan dari semua desa mempuyai kelompok usaha bersama  dg pantauan petugas pkh 7 orang di wilayah kec sukodono.(khri)

Senin, 02 April 2018

KEBOBOLAN DI SIANG BOLONG

KEBOBOLAN DI SIANG BOLONG
KIM Minak Koncar
Jendela yang dibobol pencuri

Telah terjadi percobaan pencurian di salah satu rumah warga di Jlana. Soekarno Hatta Desa Selokbesuki Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang pada tanggal 28 Maret 2018 di siang bolong. Kejadian itu terjadi pada pukul 11.30 WIB. Saat itu pemilik rumah sedang tidak ada ditempat. Pemilik rumah sdr. Ryan Dwi Hidayat sedang pergi ke bengkel yang ada di Desa Karangsari Kecamatan Sukodono mengantarkan abah nya. Pada saat pulang, korban curiga, kok ada orang di depan rumahnya duduk di atas sepeda motor. Waktu mau masuk rumah, korban terkejut karena jendela rumahnya sudah terbuka dengan cara dijebol. Ryan langsung masuk rumah dan memergoki pencuri sedang ada di dapur sedang mencari barang-banarng yang mau di ambil. Melihat pemilik rumah dating, pencuri langsung kabur lewat pintu depan, namun dengan sigap pemilik rumah yang juga merupakan korban langsung menelepon keopilisian setempat juga menghubungi perangkat desa dan bapak Kepala Desa Selokbesuki. 

KIM Minak Koncar
korban berhasil dibekuk

Akhirnya pencuri tidak bisa berkutik, dia menyerah karena reaksi cepat dari warga sekitar, anggota Polsek Sukodono juga perangkat desa. Dalam kejadian ini tidak ada kerugian baik material maupun non material. Ternyata kejadian ini adalah yang kedua kalinya. Pada kejadian pertama korban mengalami kerugian berupa Laptop. Dengan kejadian ini, jajaran Polsek Sukodono mengharap agar lebih waspada terhadap kejadin-kejadian kriminalitas. Poskamling agar lebih ditingkatkan. Saling menjaga antar tetangga, misalnya dengan menitipkan rumah ke tetangga sebelah jika keluar rumah dalam jangka waktu lama maupun sebentar. (Rof)

Kamis, 29 Maret 2018

TAHAPAN PENGUMUMAN DPS

TAHAPAN PENGUMUMAN DPS

DALAM PEMILUKADA 2018

DPS adalah Daftar Pemilih Sementara. DPS diperoleh dari proses yang tidak sebentar. Dimulai dari data pemilih yang di berikan oleh KPU, kemudian di coklit ke rumah-rumah oleh petugas pemutakhiran data pemilih (P2DP). Setelah diolah, diverifikasi, barulah tersusun DPS. KPU memberikan data ke PPK, kemudian PPK mendistribusikannya ke PPS, lalu PPS menugaskan P2DP yang telah lulus seleksi untuk melaksanakan tugasnya, yaitu turun ke lapangan untuk pengecekan data. Setelah selesai, P2DP menyerahkan data ke PPS untuk dilakukan pengcekan, setelah di cek kembali oleh PPs, baru PPS menyusun DPS. Catatan yang diberikan oleh P2DP di satukan per TPS oleh PPS.

 Proses selanjutnya, hasil penyusunan DPS oleh PPS kemudian diserahkan ke PPK. Di sana, PPK kembali melakukan pengecekan kembali atas data yang diberikan oleh PPS, hal tersebut dilakukan untuk mengurangi tingkat kesalahan. PPK merekap semua data yang diberikan oleh PPS yang ada di wilayahnya untuk kemudian disetorkan ke KPU Kabupaten.

KIM Minak Koncar
salah satu DPS yang berada di Papan Pengumuman

Pada tahapan pengumuman DPS, KPU mengirim data berupa hardcopy dan softcopy ke semua PPK yang ada diwilayahnya untuk kemudian diteruskan ke PPS di wilayah PPKnya. Pada proses ini, diharapkan peran aktif warga untuk mengecek ulang, apakah warga sudah terdaftar atau belum di DPS. Jika belum terdaftar, bisa menghubunngi PPS dengan membawa e-KTP, KK untuk di daftar sebagai pemilih. Adapun batas waktu tanggapan masyarakat ini adalah selama 14 hari dari tanggal pengumuman.(SR)

SENAM BERSAMA TIAP JUM’AT

SENAM BERSAMA TIAP JUM’AT
KECAMATAN SUKODONO


Kecamatan Sukodono mempunyai tradisi yang unik dalam pelaksanaan Senam Bersama di Hari Jum’at. Keunikannya terletak di tempat pelaksanaannya, yaitu tiap Jum’at kegiatannya berkeliling dari satu desa kedesa lain. Hal ini dilakukan untuk lebih mengakrabkan hubungn silaturahmi antar perangkat desa, dengan staf kecamatan, kader-kader posyandu juga kader-kader PKK se-Kecamatan Sukodono. Kegiatan senam ini diikuti oleh seluruh perangkat desa di wilayah kecamatan Sukodono, Muspika Kecamatan Sukodono, Karyawan-karyawati Puskesmas Sukodono,Kader Posyandu dan PKK se-kecamatan Sukodono.

Adapun agenda tiap jumat, selain anjangsana pelaksanaan SKJnya, juga ada kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), bekerjasama dengan Puskesmas Sukodono dan jajarannya.(EW)